Karena
ragam serangan begitu banyak, istilah keamanan komputer pun banyak
ragamnya. Namun, jangan bingung. Artikel ini akan menuntun Anda memahami
definisi istilah keamanan yang populer, termasuk cara pencegahannya.
Adware
Definisi:
Adware atau kepanjangan dari Advertising Ware, adalah
jenis program komputer yang berfungsi untuk menampilkan iklan di layar
monitor.
Masalah yang ditimbulkan: Pada
dasarnya Adware dibuat untuk kebutuhan pemasaran sebuah produk atau
jasa. Selama digunakan dalam kondisi normal Adware sama sekali tidak
bermasalah atau berbahaya, misal adware yang
disematkan pada program gratisan untuk mendukung pengembangan aplikasi yang bersangkutan.
Tapi, Adware bisa menjadi masalah jika:
- Memaksa untuk memasang/menginstalasi dirinya di sebuah komputer
- Menetap dalam komputer dan tidak bisa / sulit untuk dihilangkan
- Mengambil data dari kegiatan berkomputer dan mengirimkannya ke sumber tertentu tanpa konfirmasi dari si pemilik komputer.
- Melakukan instalasi aplikasi lain yang tidak terkait dengan iklan yang ditampilkan
Semua Adware sangat mungkin untuk menjadikan sebuah komputer
atau sistem menjadi lambat karena penggunaan sumber daya
komputer. Selain sistem, koneksi internet bisa berpotensi melambat
karena Adware selalu mengunduh materi iklan yang baru.
Beberapa jenis Adware seperti “pop up ads” mungkin bisa mengganggu
pengguna komputer karena muncul sewaktu-waktu saat komputer sedang
digunakan untuk hal lain yang tidak terkait dengan adware.
Pencegahan/Penetralisir:
1. Hati hati menggunakan aplikasi/program gratisan
2. Gunakan program anti Adware seperti Ad-Aware buatan Lavasoft (www.lavasoft.com)
Malware Bootsector
Definisi:
Sesuai namanya, Malware Bootsector menetap di bootsector
harddisk untuk selanjutnya melakukan penyebaran diri dengan
cara memodifikasi program yang pertama kali jalan di sebuah sistem,
misal sistem operasi (OS).
Masalah yang ditimbulkan:
Jenis malware ini paling banyak digunakan untuk
menyebarkan virus karena bekerja dengan cara mengubah informasi
boot sector asli di harddisk. Sistem operasi yang telah
terinfeksi akan menjadi zombie (sistem suruhan) untuk
menyebarkan malware ke semua media simpan yang ditemukannya,
termasuk CD ROM, USB Flash disk. Selain di harddisk, malware yang satu
ini juga bisa menginfeksi beragam media simpan, termasuk CD
ROM, DVD ROM, floppy disk, dan USB Flash Disk.
Pencegahan/Penetralisir:
1. Gunakan program antivirus
2. Install ulang Windows
Brute Force
Definisi:
Brute Force adalah salah satu cara yang digunakan cracker
untuk menebak kata kunci (password) tertentu. Prosesnya dilakukan
dengan cara menebak secara urutan sebuah kombinasi password
mulai dari kombinasi angka 0 sampai , A sampai Z, dan seterusnya
pada setiap digit kata kunci.
Masalah yang ditimbulkan:
Sebuah kata kunci yang berhasil ditebak dengan teknik
Brute Force mengakibatkan akses ilegal terhadap sebuah akun.
Jika yang berhasil ditebak adalan akun administrator (petinggi
dalam sebuah sistem), maka bukan tidak mungkin sistem tersebut akan
berpindah tangan (take over).
Brute Force adalah teknik menembus sistem yang paling populer dan bsia
digunakan di hampir semua sistem yang menggunakan sistem otentikasi
berbasis kata kunci.
Pencegahan/Penetralisir:
- Buat
kata kunci yang tidak mudah ditebak. Misalnya gabungan antara
angka, huruf dan kombinasi karakter khusus seperti “&^%$#@*”.
- Buat kata kunci dengan jumlah karakter tidak kurang dari
8. Makin panjang jumlah karakter yang digunakan, makin sulit
dan butuh waktu untuk Brute Force bisa menebak sebuah
kombinasi.
Serangan Distributed Denial of Service (DDos)
Definisi:
Distributed Denial of Service (DDoS) adalah serangan
terhadap sebuah komputer atau server yang dilakukan oleh banyak
komputer lain yang saling terhubung melalui internet.
Masalah yang ditimbulkan:
Karena serangan DDoS dilakukan oleh banyak komputer terhadap
satu target (komputer/server) maka masalah teringan yang
mungkin terjadi adalah sulitnya sebuah komputer atau server yang
menjadi korban untuk diakses.
Kasus
terburuk dalam serangan DDoS adalah kelumpuhan total
sebuah mesin akibat kerusakan perangkat keras karena
“dihujani” paket data yang sangat besar. Beberapa sistem
yang sangat menarik bagi penyerang DDoS antara lain: Web
server, FTP Server, Email Server, dan sebagainya.
DDoS juga sering kali melibatkan malware yang disebut dengan
botnet. Ia bekerja mirip trojan yang menembuh ke sistem tertentu
dan menjadikannya komputer suruhan (zombie). Itulah sebabnya
pengguna komputer yang dipakai untuk menyerang komputer lain
kadang tidak menyadarinya.
Pencegahan/Penetralisir:
Meskipun tidak ada cara terbaik untuk menghindari DdoS,
namun kita bisa memulai dengan mengidentifikasi titik terlemah
mana dalam jaringan. Kita juga bisa menggunakan Firewall yang mampu
menghilangkan paket DDoS secara otomatis.
Penggunaan perangkat siap pakai macam Cisco Self Defending Network
Appliance juga bisa dijadikan pilihan lain untuk mengelak dari serangan
DDoS.
Email Malware
Definisi:
Email Malware adalah jenis-jenis Malware (virus, trojan, rootkit,
dan lain-lain) yang disebarkan dalam bentuk lampiran (attachment) email.
Masalah yang ditimbulkan:
Malware yang disebarkan lewat email dalam bentuk lampiran
memiliki sifat perusak, sama dengan malware yang
menyebarkan dirinya lewat media lain. Malware email menggandakan
dirinya lewat media email yang dikirim tanpa sepengetahuan korbannya.
Beberapa malware terbaru yang dilaporkan tidak cuma membawa
file berbahaya dalam rupa lampiran, tapi ada yang hanya
menyisipkan alamat ke sebuah situs tertentu yang jika dibuka akan
mengunduh malware lain untuk menginfeksi sistem.
Pencegahan/Penetralisir:
Serangan jenis ini bisa dengan mudah dihindari dengan
penggunaan aplikasi Anti-Spam atau sejenisnya yang
terdapat dalam paket aplikasi keamanan atau yang berdiri
sendiri seperti Comodo. Cara murah lainnya adalah dengan tidak
membuka file lampiran berformat executable (.bat, .exe, .vbs,
.com) tanpa diperiksa oleh aplikasi antivirus.
Exploit
Definisi:
Exploit adalah sejenis software atau aplikasi yang
dibuat untuk menyerang kelemahan dalam sebuah sistem
secara spesifik untuk mendapatkan akses atau menginfeksi.
Masalah yang ditimbulkan:
Jika sebuah Exploit berhasil menemukan sebuah titik lemah
dalam sistem, maka dia bisa dengan mudah memasukkan malware
lain atau melumpuhkan sebuah sistem. Exploit juga
bisa dimanfaatkan cracker untuk menyusup ke dalam sistem sebelum
disadari oleh vendor aplikasi yang terkena dampaknya, yang
selama ini biasa dikenal dengan sebutan Zero-Day Exploit.
Pencegahan/Penetralisir:
1. Menggunakan aplikasi antivirus dengan update terbaru
2. Memastikan sebuah sistem mendapatkan patch atau update terbaru.
3. Menggunakan teknologi proteksi Buffer Overflow
4. Menggunakan program personal firewall
Fake Antivirus (Antivirus Palsu)
Definisi:
Fake Antivirus merupakan program antivirus palsu yang
beroperasi dengan cara menakut-nakuti pengguna komputer dan
memberikan informasi palsu bahwa sebuah komputer telah
terinfeksi virus. Kemudian antivirus gadungan ini menyarankan
untuk membeli lisensinya sekaligus memberikan jasa palsu
pembersihan virus. Program seperti ini dikenal juga dengan
sebutan Scareware.
Masalah
yang ditimbulkan: Meskipun masuk dalam kategori malware sekaligus
adware, antivirus palsu ini tidak terlalu berbahaya bagi sistem.
Tugasnya hanyalah menipu pengguna komputer agar membeli sesuatu yang
sebenarnya tidak dibutuhkan.
Proses penyebaran antivirus palsu ini juga tidak semasif malware
lain yang memanfaatkan kelemahan sistem. Sebab senjata
andalan Antivirus palsu adalah dengan melakukan penipuan
dengan cara mengubah hasil (misalkan) mesin pencari di
internet sehingga seakan-akan antivirus ini terlihat seperti penyedia
layanan keamanan asli.
Pencegahan/Penetralisir:
- Pastikan
Anda memilih antivirus dengan merek terkenal dan dibuat oleh perusahaan
yang kredibel, misal: Symantec, Sophos, McAfee, TrendMicro,
F-Secure, dan lain sebagainya.
- Gunakan program antivirus seperti pada point 1 dengan kondisi update terbaru.
HOAX
Definisi: Hoax adalah berita bohong/palsu tentang
sebuah tren yang beredar atau diedarkan di internet,
baik melalui email, website, blog, atau sejenisnya
sehingga menimbulkan kekuatiran tertentu.
Masalah yang ditimbulkan: Masalah
paling serius yang ditimbulkan dari sebuah Hoax yang beredar
adalah kepanikan dan penipuan. Pada tingkat tertentu Hoax
juga bisa digunakan untuk kampanye hitam atas sebuah
produk atau pribadi. Karena bersifat berantai, Hoax bukan
tidak mungkin mampu membebani jaringan internet dan server email
sehingga terjadi kelambanan akses atau tidak berfungsinya penyedia
layanan email.
Pencegahan/Penetralisir:
Hoax tidak dapat dicegah oleh program antivirus atau
antimalware manapun, sebab ia menyerang psikologis pengguna komputer
dan bukan komputer itu sendiri. Oleh karena itu, prilaku bijak
dalam meneruskan sebuah berita ke teman atau kerabat diperlukan
untuk menghindari penyebaran Hoax. Cara efektif lain adalah
dengan mencari sumber kedua (second opinion) terhadap berita yang diterima melalui internet.
Keylogger
Definisi:
Keylogger merupakan kegiatan merekam semua input
yang dimasukkan oleh keyboard yang kemudian disimpan untuk dianalisa.
Masalah yang ditimbulkan:
Karena sifatnya yang bisa merekam semua informasi yang
datang dari keyboard, maka Keylogger yang berupa aplikasi
sering kali digunakan untuk mencuri informasi sensitif
macam username, password, nomor kartu kredit, nomor PIN, dan
lain-lain. Informasi yang berhasil didapat ini akan sangat
berbahaya jika kemudian dikirim ke pihak yang tidak
bertanggung jawab secara otomatis dengan bantuan virus atau trojan
tanpa diketahui korbannya.
Pencegahan/Penetralisir:
Beberapa jenis aplikasi Keylogger sangat sulit untuk dideteksi. Oleh
karena itu ada baiknya jika menggunakan fasilitas keyboard di layar
(OnScreen Keyboard) milik Windows saat menggunakan komputer umum (misal
di warung internet). Aplikasi seperti ini juga bisa diunduh dengan
cuma-cuma di www.march-of- faces.org/resources/vkt.html.
Malware Ponsel

Definisi:
Malware ponsel dibuat khusus untuk menyerang ponsel dengan sistem
operasi tertentu, termasuk jenis ponsel pintar seperti Personal Digital
Asistant (PDA), Blackberry, dan sejenisnya.
Masalah yang ditimbulkan:
Selain bisa merusak sistem operasi ponsel, malware jenis ini juga
memiliki penyebaran yang unik dan umumnya menggunakan konektifitas yang
dimiliki ponsel tersebut. Salah satu yang paling populer adalah
Bluetooth.
Karena ia bisa mengaktifkan Bluetooth dengan otomatis dan tanpa
terdeteksi, maka ponsel yang tertular malware ini akan lebih cepat
kehabisan baterai dibanding ponsel yang berjalan dalam kondisi normal.
Koneksi Bluetooth yang senantiasa aktif ini bukan tidak mungkin bisa
merusak perangkat pemancar radio Bluetooth atau merusak komponen lain
karena kepanasan (overheat).
Pencegahan/Penetralisir:
Beberapa malware ponsel seperti Cabir-A atau Skull bisa dideteksi dengan
mudah oleh antivirus ponsel seperti yang dimiliki F-Secure atau Norton
(symantec). Namun, varian terbaru seperti file PDF yang berpotensi
menyerang lubang pada Blackberry belum diantisipasi oleh produsen
Antivirus. Hal termudah adalah dengan tidak memasang sembarang aplikasi
pada ponsel-ponsel yang rentan (punya sistem operasi pasaran seperti
Symbian).

Phishing
Definisi:
Phishing adalah sebuah bentuk penipuan elektronik.
Umumnya phising dilakukan agar seseorang/korban mau membagi informasi
sensitif kepada pihak tertentu dengan memanfaatkan kredibilitas dari
perusahaan besar/ternama (misal: bank, asuransi, kartu kredit, penyedia
layanan internet, dan lain-lain). Phising terbanyak disebarkan lewat
email dan situs web.
Masalah yang ditimbulkan:
Seorang korban phishing tidak akan menyadari bahwa dirinya adalah korban
penipuan. Sehingga bukan tidak mungkin data-data sensitif yang didapat
dari korban disalah gunakan untuk menipu pihak lain, atau mengambil
keuntungan dari korban. Kalau sudah begini, harta bisa jadi taruhan
utama korban yang terkena phishing.
Target utama yang disasar oleh Phishers (orang yang melakukan phishing)
adalah orang yang memiliki akun di bank atau kartu kredit. Phishing juga
tidak jarang dikirimkan dalam rupa kejutan berhadiah dimana korban
harus menyetorkan uang dalam jumlah tertentu.
Pencegahan/penetralisir:
- Jangan
pernah mengirimkan data pribadi seperti nomor kartu kredit, PIN ATM
atau apapun melalui email sekalipun diminta oleh bank, perusahaan kartu
kredit atau apapun dimana Anda terdaftar didalamnya. Karena perusahaan
tadi tidak pernah dan tidak akan pernah meminta data pribadi melalui
email.
- Jangan mudah percaya jika Anda diminta membayar sesuatu atas hadiah
yang telah Anda menangkan tanpa melakukan pemeriksaan kepada pihak yang
terkait.
Rootkit
Definisi:
Rootkit adalah sebuah sebuah program yang bisa menyembunyikan program
lain atau proses yang berjalan pada sebuah komputer. Rootkit ini sering
kali digunakan untuk menyembunyikan aktivitas malware atau mencuri data.
Masalah yang ditimbulkan:
Rootkit yang digunakan untuk menyembunyikan aplikasi keylogger
berpotensi menyulitkan deteksi terhadap pencurian data sensitif yang
dimasukkan lewat keyboard. Karena sifatnya yang bisa menyembunyikan
proses, Rootkit seringkali digunakan untuk menyembunyikan malware yang
sudah tertanam salam sistem untuk kepentingan menyerang sistem lain
(DDoS) tanpa sepengetahuan pengguna komputer.
Pencegahan/Penetralisir:
- Gunakan aplikasi antivirus atau antimalware yang memiliki fitur antirootkit didalamnya.
- Beberapa rootkit memerlukan aplikasi tersendiri (seperti Sophos Antirootkit - http://www.sophos.com/products/free-tools/sophos-anti-rootkit.html) agar bisa dihapus sempurna.

Social Engineering
Definisi:
Social Engineering adalah trik yang dolakukan oleh seorang hacker/cracker untuk membodohi korbannya agar mau melakukan sesuatu.
Biasanya hal-hal yang yang dilakukan terkait social engineering adalah
menghasut agar seorang korban mau mengunjungi situs web tertentu atau
menjalankan file berbahaya yang diselipkan dalam lampiran email.
Masalah yang ditimbulkan:
Banyak akibat merugikan yang disebabkan oleh social engineering karena
seorang korban tidak menyadari bahwa dirinya sudah tertipu. Kasus
terbanyak dari teknik ini adalah kehilangan password, akun, atau
berpindahnya data-data rahasia ke pihak tertentu.
Masalah lain yang ditimbulkan adalah menyebarnya virus atau malware
komputer karena seorang korban menganggap sebuah berita hasil social
engineering adalah benar sekaligus ikut menyebarkannya.
Pencegahan/Penetralisir:
Karena tidak terlalu melibatkan hal teknis di bidang teknologi komputer,
satu-satunya cara menghindari social engineering adalah mewaspadai
semua hasutan, berita, atau informasi dari berbagai pihak. Termasuk
teman atau kerabat yang sudah dikenal sekalipun. Cek ulang ke sumber
lain bisa jadi langkah efektif untuk menghindari social engineering.
Spam

Definisi:
Spam adalah email yang tidak diinginkan yang masuk ke dalam kotak email
seseorang dan dikirim secara massal. Email seperti ini umumnya berisi
iklan komersil yang mengajak seseorang untuk membeli atau melihat produk
atau jasa.
Masalah yang ditimbulkan:
Banyak laporan yang menyebut bahwa masalah utama dari Spam adalah
hilangnya waktu dengan sia-sia. Ada benarnya memang, karena email spam
kebanyakan tidak diinginkan oleh penerimanya dan butuh waktu untuk
menghapus pesan-pesan tersebut. Ini akan jadi masalah tambahan jika
jumlah span sudah mencapai ratusan dalam sehari.
Spam juga tidak jarang ikut andil dalam penyebaran malware, karena ini
cara paling mudah dan murah untuk mempublikasikan social engneering,
malware, dan phising sekaligus.
Pencegahan/Penetralisir:
Saat ini produsen aplikasi keamanan sudah menyediakan program Anti-Spam
yang handal. Beberapa diantaranya dipaket dalam aplikasi antivirus.
Situs http://www.freeantispam.org/ bahkan menyediakan program seperti ini dalam lisensi gratis.
Spyware

Definisi:
Spyware adalah perangkat lunak yang memungkinkan pengiklan atau hacker
memperoleh informasi sensitif tanpa diketahui oleh korbannya.
Masalah yang ditimbulkan:
Karena sifatnya yang tidka mudah diketahui, spyware seringkali digunakan
untuk mencuri data berharga dari pengguna komputer. Kalau sudah begini,
jangan heran jika tiba-tiba password, nomor pin atm, nomor kartu kredit
dan lain sebagainya tiba-tiba berpindah tangan.
Pencegahan/Penetralisir:
Sebuah sistem bisa tertular spyware hanya dengan mengunjungi situs web
tertentu (yang berbahaya). Beberapa situs yang mengandung spyware akan
meminta instalasi aplikasi melalui jendela pop up. Tpai ada juga yang
langsung memasang dirinya tanpa permisi.
Untuk menghindari hal ini pastikan browser yang digunakan untuk
berselancar di internet sudah memiliki sistem pelaporan terhadap situs
berbahaya. Browser seperti Internet Explorer 8, Firefox (dengan plugin
NoScript), Google Chrome, dan Opera sudah menyediakan fasiltas ini.
Trojan

Definisi:
Trojan adalah sebuah program yang seakan-seakan bekerja seperti program baik-baik.
Padahal ia menyembunyikan fungsi rahasia yang membahayakan sistem.
Trojan juga kadang dijadikan sebutan pengganti untuk malware lain
seperti bot, backdoor trojan dan downloader trojan.
Masalah yang ditimbulkan:
Trojan sering kali terlihat seperti program biasa yang bisa digunakan
untuk produktivitas. Ia juga sering mengklaim dirinya hanya memiliki
fungsi tunggal untuk keperluan tertentu. Namun, tanpa sepengetahuan
korban, ia menjalankan fungsi lain seperti pencurian data atau mencari
kelemahan sistem. Informasi ini kemudian dikirim ke hacker tanpa
sepengetahuan korban.
Trojan banyak disebarkan di aplikasi bajakan, termasuk keygenerator
(untuk membuat nomor lisensi palsu) dan sejenisnya. Jumlah trojan saat
ini juga tumbuh pesat dibanding virus karena kemampuannya menyebar
dengan mandiri.
Pencegahan/Penetralisir:
Trojan bisa dikenali dengan mudah oleh aplikasi antivirus atau
antimalware dengan update terbaru. Disarankan untuk selalu memeriksa
aplikasi hasil download dari internet menggunakan program / aplikasi
antivirus.